WASPADAI BENTURAN DI KEPALA ANAK


Semoga berguna. ….
thx to ibu SKDWIJAKSONO yg udah share

iT's my bLoG

Tak semua trauma pada kepala mengakibatkan gegar otak. Namun, kemungkinan terjadinya tetap perlu diwaspadai.

Setiap kali kepalanya terbentur agak keras, anak-anak yang masih kecil biasanya menangis karena kesakitan atau karena terkejut. Semakin keras tangis si anak, semakin cemas kita dibuatnya. Sebaliknya kalau benturan di kepala tidak sempat membuat anak menangis ataupun rewel, bayangan cedera yang berat pun lekas pupus karenanya. Padahal, seperti dikatakan dr. Jahja Zacharia, Sp.A., setiap benturan di kepala bisa saja menimbulkan trauma atau cedera yang berbahaya. Secara klinis, trauma ini akan ditandai dengan benjolan, memar atau bisa juga disertai perdarahan atau gegar otak, entah karena perlukaan di bagian luar atau di dalam tulang tengkorak (intrakranial). Saat mengalami trauma, anak bisa tetap sadar atau sampai tidak sadarkan diri/koma.

Aktivitas anak-anak biasanya memang disertai risiko trauma kepala. Bayi yang sedang belajar memiringkan tubuh, misalnya, bisa tiba-tiba jatuh dari tempat tidur saat orang tua atau pengasuhnya meleng. Atau jika mobil…

View original post 1,342 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s